Wednesday, January 21, 2009

Tips-tips meningkatkan motivasi belajar


Motivasi belajar tidak akan terbentuk apabila orang tersebut tidak mempunyai keinginan, cita-cita, atau menyadari manfaat belajar bagi dirinya. Oleh karena itu, dibutuhkan pengkondisian tertentu, agar diri kita atau siapa pun juga yang menginginkan semangat untuk belajar dapat termotivasi.

Yuk, ikuti tips-tips berikut untuk meningkatkan motivasi belajar kita:
  • Bergaullah dengan orang-orang yang senang belajar
    Bergaul dengan orang-orang yang senang belajar dan berprestasi, akan membuat kita pun gemar belajar. Selain itu, coba cari orang atau komunitas yang mempunyai kebiasaan baik dalam belajar.

    Bertanyalah tentang pengalaman di berbagai tempat kepada orang-orang yang pernah atau sedang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, orang-orang yang mendapat beasiwa belajar di luar negeri, atau orang-orang yang mendapat penghargaan atas sebuah presrasi.

    Kebiasaan dan semangat mereka akan menular kepada kita. Seperti halnya analogi orang yang berteman dengan tukang pandai besi atau penjual minyak wangi. Jika kita bergaul dengan tukang pandai besi, maka kita pun turut terciprat bau bakaran besi, dan jika bergaul dengan penjual minyak wangi, kita pun akan terciprat harumnya minyak wangi.
  • Belajar apapun
    Pengertian belajar di sini dipahami secara luas, baik formal maupun nonformal. Kita bisa belajar tentang berbagai keterampilan seperti merakit komputer, belajar menulis, membuat film, berlajar berwirausaha, dan lain lain-lainnya.
  • Belajar dari internet
    Kita bisa memanfaatkan internet untuk bergabung dengan kumpulan orang-orang yang senang belajar. Salah satu milis dapat menjadi ajang kita bertukar pendapat, pikiran, dan memotivasi diri. Sebagai contoh, jika ingin termotivasi untuk belajar bahasa Inggris, kita bisa masuk ke milis Free-English-Course@yahoogroups.com.

    Bergaulah dengan orang-orang yang optimis dan selalu berpikiran positif
    Di dunia ini, ada orang yang selalu terlihat optimis meski masalah merudung. Kita akan tertular semangat, gairah, dan rasa optimis jika sering bersosialisasi dengan orang-orang atau berada dalam komunitas seperti itu, dan sebaliknya.

    Cari motivator
    Kadangkala, seseorang butuh orang lain sebagai pemacu atau mentor dalam menjalani hidup. Misalnya: teman, pacar, ataupun pasangan hidup. Anda pun bisa melakukan hal serupa dengan mencari seseorang/komunitas yang dapat membantu mengarahakan atau memotivasi Anda belajar dan meraih prestasi.

    "Resep sukses: Belajar ketika orang lain tidur, bekerja ketika orang lain bermalasan, dan bermimpi ketika orang lain berharap." --William A. Ward
Tentang Penulis: AsianBrain.com Content Team. Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA & TERBAIK di Indonesia. Didirikan oleh Anne Ahira yang kini menjadi ICON Internet Marketing Indonesia. Kunjungi situsnya: www.AsianBrain.com

Tips Sukses dari Bill Gates



Tak bisa dipungkiri Bill Gates adalah salah seorang yang sangat berpengaruh dalam dunia IT. Ini terbukti dari kesuksesannya membuat Microsoft menjadi salah satu perusahaan terbesar dunia. Nah, di BBC baru2 ini Bill Gates membagikan tipsnya untuk sukses, terutama di bidang IT. Berhubung aku lagi stress nggarap Tugas Akhir, aku iseng aja terjemahkan artikel ini.

Sebelumnya mohon maaf kalau kurang bagus terjemahannya. Soalnya sayakan amatiran, selamat membaca. ^_^


Bill Gates : Kemampuan yang anda butuhkan untuk Sukses

Salah satu perubahan terbesar dalam 30 tahun terakhir ini dalah teknologi digital yang telah merubah hampir semua orang menjadi pekerja informasi.

Dalam hampir semua pekerjaan, orang-orang menggunakan perangkat lunak saat ini, untuk membuat tempat bekerja mereka menjadi lebih efisien.

Mulai dari dari pegawai toko eceran yang menggunakan scanner genggam untuk mengecek persediaan barang hingga direktur eksekutif yang menggunakan perangkat lunak intelegensia bisnis untuk mengetahui tren pasar yang kritis saat ini.

Jadi dimanapun anda melihat perkembangan dibuat dan dimana pun keuntungan kompetitif didapat, tak dapat diragukan lagi, kemampuan untuk menggunakan perangkat lunak secara efektif adalah penting untuk berhasil dalam ekonomi berbasis pengetahuan saat ini.

Pengetahuan yang kuat dan dapat diterapkan tentang perangkat lunak produktifitas dan peralatan IT lainya telah menjadi landasan utama untuk bisa berhasil dalam hampir semua pekerjaan.

Namun, di luar itu, saya tidak berpikir anda bisa meremehkan untuk memiliki latar belakang yang bagus di bidang matematika dan ilmu pengetahuan.

Kalau anda melihat hal-hal paling menarik dalam satu dasawarsa terakhir –apakah itu sesuatu yang keren seperti pemutar musik genggam dan video games atau hal yang lebih praktis seperti smart phone dan teknologi kesehatan- semuanya berawal dari dunia ilmu pengetahuan dan teknik.

Kekuatan Perangkat Lunak

Saat ini dan di masa yang akan datang, banyak pekerjaan yang memiliki peranan besar akan berhubungan dengan perangkat lunak, apakah itu membuat perangkat lunak untuk perusahaan teknologi seperti Microsoft atau membantu perusahaan untuk menggunakan peralatan teknologi informasi agas bisa sukses.

Kemampuan berkomunikasi dan bekerja dengan baik dengan berbagai macam orang adalah juga sangat penting.

Banyak orang yang beranggapan bahwa pembuatan perangkat lunak adalah proses yang murni sendirian, dimana anda duduk di kantor dengan pintu terkunci seharian dan menulis banyak sekali kode.

Itu sama sekali tidak benar.

Inovasi perangkat lunak, seperti hampir semua jenis inovasi, membutuhkan kemampuan untuk bekerja sama dan berbagi ide dengan orang lain, dan untuk duduk dan bicara dengan pelanggan dan mendapatkan umpan balik mereka serta memahami kebutuhan mereka.

Saya juga sangat menghargai mereka yang memiliki semangat tinggi untuk terus belajar. Saat saya masih muda, saya punya kebiasaan untuk membaca banyak sekali buku.

Sangat bagus sekali untuk membaca banyak tentang berbagai hal. Tentu saja, saat ini jauh lebih mudah untuk kita online dan menemukan informasi tentang topik yang menarik untuk anda.

Memiliki rasa ingin tahu seperti itu tentang dunia membantu siapa pun untuk berhasil, tak peduli pekerjaan apa yang mereka putuskan ingin capai.

Nah, bisa disimpulakn ada tiga hal yang perlu dimiliki seseorang untuk sukses menurut Bill Gates:
kemampuan dan pengetahuan tentang IT, kemampuan untuk berkomunikasi dan memahami orang dan yang terpenting adalah semangat belajar yang tak pernah berhenti.

Dan saya sangat sepakat, terutama untuk point kedua dan ketiga. Buat orang IT bukan cuma kemampuan coding tapi juga kemapuan untuk bisa memahami dan mengerti orang lain. Baik itu atasan, teman, kostumer maupun, well, cewek ^_^. Kalau tidak seumur hidup bisa notok jadi programmer dan gak naik2 pangkat. (atau bisa lebih parah lagi: seumur hidup bisa notok jadi programmer dan gak naik2 pangkat, dan gk punya jodoh ^_^).

Dan tentu saja , semangat belajar itu penting. Apalagi di dunia IT, setiap bulan bahkan setiap minggu ada produk serta teknologi baru yang diluncurkan. Kalau kita berhenti belajar, kita bisa tergerus arus perubahan. Makanya orang IT harus terus belajar dan menyesuikan diri dengan perubahan.

Dah gitu aja, semoga terjemahan dan posting saya ini bermanfaat.

Thursday, January 15, 2009

SIMAK UI???

Simak-UI (Seleksi Masuk UI) adalah ujian seleksi terpadu masuk UI yang diselenggarakan UI bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di UI. Ujian ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia untuk seluruh program pendidikan yang ada di UI mulai Program vokasi(D3),Sarjana Reguler, Sarjana Kelas Paralel, Profesi, Magister dan Doktor ujian dilakukan serentak pada tanggal 1 Maret 2009

Agenda SIMAK UI


Tanggal Penting



Setiap siswa (lulusan) SMA yang memenuhi persyaratan dapat memilih mengikuti salah satu atau lebih program pendidikan (hanya dengan sekali ujian) yang seleksinya melalui SIMAK UI (Seleksi Masuk Universitas Indonesia).Khusus Program Sarjana Reguler seleksi ujian masuk selain melalui SIMAK-UI juga dapat melalui SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

Seleksi Masuk Universitas Indonesia: Minggu, 1 Maret 2009
Lokasi ujian seleksi direncanakan ada di kota-kota berikut: Banda Aceh, Medan, Batam, Pakanbaru, Jambi, Padang, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Magelang, Yogyakarta, Surabaya, MAlang, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, Manado, Palu, Kendari, Gorontalo, Ambon, Manokwari, Jayapura, Denpasar, Mataram dan Luar Negri (Kuala Lumpur)

Pendaftaran secara ONLINE: 19 Jan - 19 Feb 2009 [ Pembayaran online hingga 20 Feb, Cetak kartu peserta ujian hingga 22 Feb 09]

Tahapan Pendaftaran SIMAK UI

Materi Seleksi

Kelompok IPA: Kemampuan IPA dan Kemampuan Dasar

Kelompok IPS: Kemampuan Dasar dan Kemampuan IPS

Lokasi Ujian

Biaya Pendaftaran Seleksi Masuk UI

  • Bila hanya memilih satu jalur penerimaan: Rp 200.000,- (IPA/IPS 2 pilihan PS) Rp 250.000,- (IPC 3 pilihan PS, hanya S1 Regular)
S1 Regular
S1 Paralel
Vokasi (D3)
  • Bila memilih dua jalur penerimaan: Rp 300.000,- (4 pilihan PS IPA/IPS, @ 2 pilihan untuk setiap jalur)
S1 Regular dan S1 Paralel
S1 Regular dan Vokasi
S1 Paralel dan Vokasi
  • Bila memilih tiga jalur penerimaan (S1 Regular, S1 Paralel & Vokasi D3): Rp 400.000 (6 pilihan PS, @ 2 pilihan untuk setiap jalur)

**Biaya Pendidikan (*tahun 2008) **

Jalur Penerimaan BOP (per semester) Uang Pangkal(Semester 1 tahun 1)
Reguler (SIMAK-UI,SNMPTN, Prestasi) *

IPA Rp. 100.000 - 7,5 juta

IPS Rp. 100.000 - 5 juta

NOL s.d 25 Jt (FK, FKG, FT, FASILKOM)

NOL s.d 10 Jt (FE, FISIP, FH, FPsi)

NOL s.d 5 jt (FKM, FIK, FMIPA, FIB)

KelasParalel ** Rp. 6 - 10 juta Rp 10 juta
Vokasi (D3) ** Rp. 4 - 6,5 juta Rp. 4 juta

* Ditentukan SETELAH PESERTA UJIAN LULUS SELEKSI berdasarkan penghasilan penanggung biaya pendidikan (SISTEM PEMBIAYAAN KULIAH BERKEADILAN). Sebagai catatan, ada 56 mhs UI S1 Regular angkatan 2008 yang hanya membayar 100 rb per semester dan membayar NOL uang pangkal, saat ini menerima tambahan beasiswa untuk biaya hidupnya

** bergantung Fakultasnya

Ditambah DKFM Rp. 100.000 per semester dan DPP Rp. 600.000 di Semester 1 tahun 1

Prosentasi kuota penerimaan mahasiswa program sarjana regular berdasarkan pola penerimaan mahasiswa baru

* 56% SIMAK-UI,
* 14% SNMPTN,
* 30% PPKB

Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs http://penerimaan.ui.ac.id Pilihan Program Studi dan persyaratan dapat dilihat pada web tersebut.

Informasi lebih lanjut :

Gedung Pelayanan Mahasiswa Terpadu Pusat Administrasi Universitas
Telp.(021) 78841818, 7867222 ext.100022, 3296 3665, 3296 3655, 7864126
Email : penerimaan@ui.ac.id
Fax : (021) 7270158

sumber: http://www.ui.ac.id/id/admission/page/simak


PROGRAM INTENSIF SIMAK UI DI EDULAB

Fasilitas yang bakal didapat kalo ikut SIMAK EDULAB diantaranya adalah sistem small class jadi dalam satu kelas maksimal hanya ada 12 orang siswa. Dalam satu pekan akan mendapat empat sesi kelas: Jumat satu sesi, Sabtu satu sesi, dan Minggu dua sesi. Try Out akan diadakan setiap dua minggu sekali.


Tuesday, January 13, 2009

Apa bedanya Talents Mapping dan Psikotes??

Ya beda lah! hehe :D

Dari segi waktu pengerjaan aja, kalo psikotes itu ngerjainnya makan waktu lamaaa bahkan bisa seharian.. kalo talents mapping paling lama butuh waktu DUA jam buat ngerjain, bahkan bisa lebih cepet (tergantung orangnya),

Terus kalo talents mapping itu soal2nya berkisar tentang kehidupan sehari-hari, tentang gimana kita menyikapi kejadian yang terjadi disekitar kita, beda sama psikotes yang ngerjainnya mesti mikir banget pake ngitung2 segala.

Walaupun begitu, hasil tes talents mapping udah terbukti dan teruji keVALIDannya. Berdasarkan hasil penelitian, hasil tes talents mapping itu valid 94%!!

Seperti judulnya, hasl tes TALENTs mapping bakal nunjukin BAKAT apa aja yang menonjol di diri kita. Jadi beda sama hasil psikotes yang 'cuma' nunjukin kelebihan dan kekurangan kita..

NAH, kalo bakatnya udah ketauan, jadi bisa dilihat juga jurusan apa yang cocok buat pas kuliah nanti daaan, karir apa yang sesuai sama bakat kita ituu..

gitu… ;)

Monday, January 12, 2009

Mengapa Yahudi Mengincar Bocah-Bocah Palestina?

Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Seperti yang diketahui, setelah lewat dua minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 900 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka.

Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Khaled Misyal, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz Alquran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan Alquran. Tak ada main video-game atau mainan-mainan bagi mereka. Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid. (sa)

Saturday, January 10, 2009

MAU?


klik untuk memperbesar

Friday, January 9, 2009

Tips Memilih Jurusan Kuliah di Perguruan Tinggi yang Tepat

Pada umumnya siswa yang telah lulus dari SMA, SMEA, SMK dan jenjang sederajat lainnya akan melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi baik Perguruan Tinggi Negeri / PTN maupun Perguruan Tinggi Swasta / PTS. Pada perguruan tinggi terdapat penjurusan mahasiswa berdasarkan subyek mata kuliah yang diambil. Setiap jurusan memiliki materi dan sifat pembelajaran yang berbeda-beda. Jurusan yang memiliki sifat yang serupa akan digabung dalam suatu fakultas, akademi, sekolah tinggi, dan lain sebagainya.

Memilih jurusan kuliah bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusan yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out / DO atau dikeluarkannya seorang mahasiswa / mahasiswi karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya. Maka dari itu pemilihan jurusan sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan. Salah pilih jurusan merupakan bencana dan kerugian yang besar bagi Anda di masa depan.

Cara memilih jurusan di Perguruan Tinggi yang baik:

1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat

Bagi yang telah memiliki cita-cita tertentu, maka lihatlah jurusan apa yang dapat membawa menuju profesi atau pekerjaan yang diinginkan tersebut. Janganlah memilih jurusan teknik geodesi jika Anda ingin menjadi seorang dokter ahli kandungan dan jangan pula memilih jurusan sastra jawa jika bercita-cita menjadi polisi.

Sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Jika tidak menyukai hitung-hitungan janganlah mengambil jurusan matematika dan jika tidak menyukai menggambar jangan mengambil jurusan teknik sipil. Kemudian lihat bakat anda saat ini. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan cita-cita pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.


2. Informasi yang Sempurna

Carilah informasi yang banyak sebagai bahan pertimbangan anda untuk memilih jurusan. Cari dan gali informasi dari banyak sumber seperti orang tua, saudara, guru, teman, bimbel, tetangga, konsultan pendidikan, kakak kelas, teman mahasiswa, profesional, dan lain sebagainya. Jangan mudah terpengaruh dengan orang lain yang kurang menguasai informasi atau ikut-ikutan teman / trend.

Internet juga merupakan media yang tepat dan bebas untuk bertanya kepada orang-orang di dalamnya tentang apa yang ingin kita ketahui. Cari situs forum atau chating melalui messenger dengan orang yang dapat dipercaya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu memilih jurusan.

3. Lokasi dan Biaya

Bagi orang yang hidup dalam ekonomi atas, memilih jurusan tidak akan menjadi masalah. Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan.

Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya hidup yang rendah. Pilih juga tempat kuliah yang biaya pendidikan tidak terlalu tinggi. Jika dana yang ada nanti belum mencukupi, maka carilah beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana anda. Jangan jadikan pula uang sebagai faktor yang sangat menghambat masa depan Anda.

4. Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima

Perhatikan daya tampung suatu jurusan di PTN dan PTS favorit. Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas dan diperebutkan oleh banyak orang. Jangan membebani diri anda dengan target untuk berkuliah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit. Anda bisa stres jika kehendak anda tidak terpenuhi. Buat banyak pilihan tempat kuliah beserta jurusannya.

Ukur kemampuan untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di tempat favorit. Adanya seleksi massal yang murni seperti UMPTN, SPMB, Sipenmaru dan lain sebagainya dapat menjegal masa depan studi Anda jika tidak persiapkan dan diperhitungkan matang-matang. Pelajari soal-soal seleksi dan ikuti ujian try out sebagai percobaan Anda dalam mengukur kemampuan yang anda miliki.

Namun jangan terlalu minder dengan hasil yang didapat. Jika pada SPMB ada 2 jurusan yang dapat dipilih, pilih satu jurusan dan tempat yang Anda cita-citakan dan satu jurusan lain atau lokasi lain yang sesuai atau sedikit di bawah kemampuan Anda.

5. Masa Depan Karir dan Pekerjaan

Lihatlah ke depan setelah Anda lulus nanti. Apakah jurusan yang Anda ambil nanti dapat mengantar Anda untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik? Banyak jurusan-jurusan yang saat ini lulusannya menganggur tidak bekerja. Tidak hanya orang dari jurusan tertentu saja yang dapat bekerja pada suatu profesi, karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman. Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan anda jauh dari orang-orang normal, maka jurusan apapun yang Anda ambil sah-sah saja.

Biarkanlah hati dan akal sehat Anda bicara tanpa adanya campur tangan dari orang lain. Konsultasikan dengan orang tua dan orang lain yang anda percayai. Pemilihan jurusan kuliah sangat menentukan masa depan Anda. Selamat berjuang!

Sumber: Organisasi.org, http://kumpulantipspilihan.blogspot.com/2008/04/tips-memilih-jurusan-kuliah-di.html